N. G. O. P. I

Dialah Sa’ad bin Muadz, sahabat mulia yang wafatnya membuat ‘Arsy Allah berguncang. Masuk Islamnya Sa’ ad bin Muadz dan Sa’ad bin Ubadah, 2 tokoh Madinah, adalah salah satu titik tolak perkembangan Islam di Madinah. Lalu siapakah yang menjadi jalan Islam bagi keduanya? Tentu adalah hidayah Allah, tapi seruan itu tersampaikan oleh sahabat mulia sang diplomat pertama Islam yaitu Mush’ab bin Umair RA.
Bayangkan, wafatnya Sa’ad bin Muadz saja membuat ‘Arsy Allah berguncang, menunjukkan betapa istimewanya kedudukan beliau di sisi Allah. Lalu bagaimana dengan Mush’ab yang mendapat setiap kopian pahala dari amalnya Sa’ad? Juga bayangkan tentang Abu Bakar AshShiddiq, yang dengan izin Allah melalui beliaulah banyak sahabat mulia masuk Islam, Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan yang lainnya. Berapa banyak kopian amal yang diterima oleh Abu Bakar RA.. Dan tentulah puncak dari semuanya adalah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ..
Hidayah iman, dakwah tauhid ini betapa dahsyatnya.. Bukan hanya pahala shalat, bukan hanya pahala puasa, tapi semua amal terkopi pahalanya kepada sang perantara hidayah…
Ceritanya ini teh tausiah bapake anak-anak sebelum tidur kemarin malam
===
Habis dapet tausiah saya teh berkontemplasi…
Ingat suatu hari seorang teman curhat tentang betapa sulitnya ia ngajak temen-temennya datang pengajian. Padahal dalam hati juga saya garuk-garuk mojok, duh kesindir juga soalnya saya termasuk yg susah diajak.. Padahal saya aja kadang suka baper kalau ngajak anak-anak sekolah ngaji tapi yang datang bisa dihitung sebelah tangan.. Kadang godaan datang, “Udaaah.. capeee.. libur ajaa. ga da yang datang ini..” Setiap godaan datang si cinta suka bilang, “Mi, seorang aja yang datang dan dapat kebaikan, bayangkan pahalanya, kopian amalnya..”
Tentang ajak mengajak ini kadang suka lupa.. Bikin publikasi super menarik, ngebroadcast tiada henti, tapi lupa mengetuk pintu langit, minta sama yang memiliki tiap hati, yang punya hak penuh sama hidayah. Rabbighfirlii…
Kadang suka lupa juga kalau ada ladang kopian amal yang tepat di depan mata,yang pertama dan utama. Buat emak-emak mah siapa lagi yang bisa jadi ladang pahala kalau bukan anak-anaknya di rumah. Mengajarkan AlFatihah saja , yang itu teh akan dipakai seumur hidup anak minimal dalam shalat 5 waktu, masyaaAllah pahalanya. Iya kalau 1 anak shalih, kalau 2, 3, 4, dst.semuanya shalih, dan yang diajarkan bukan hanya Al Fatihah.. MasyaaAllah, makanya suka ngiri sama Ummahaat yang putra putri nya banyak shalih shalihah pula..
Ini di dunia nyata, kalau dunia maya?
Nah, kalau kata  seorang ustadz mah sosmed juga harus menguntungkan.. Kalau ga buat mendulang pahala ya buat mendulang untung alias dagang, sisanya mah sia-sia. Makanya saya suka takjub sama temen yang sering share info kajian, atau ringkasan kajian. Tentang ilmu dan pendapat pribadi sangat berhati-hati menyampaikan, tapi tetap menyebar kebaikan. MasyaaAllah coba aja ada yang dateng kajian atau tergerak melakukan amal shalih gara-gara membaca share-sharean dari FB nya, pahalanya akan mengalir juga..
Udah ah.. Panjang teuing.. Bentar lagi Ramadhan, Allahumma ballighnsa Ramadhan.. Ini bulan mulia momen mendulang pahala sebesar-besarnya, pahala dari ibadah pribadi juga ngopi pahala ibadah orang lain.. Emang bisa? Bisaa…
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Wallaahu a’lam

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s