Posted in Parenting

Khabib Khumaini Si Anak Ibuk…#Bersahabat dengan Buku

Pagi ini saya bilang, “Mas, cepetan sukses dong..” Si dia pun mengernyitkan dahi,”Kenapa?”..”Biar saya bisa jualan buku..Kalau ada buku Chairul Tandjung si Anak Singkong, nanti saya bikinin buku Khabib Khumaini Anaknya Ibu..hehe…”.

Suami saya memang hampir tidak pernah menuliskan kata-kata puitis nan romantis untuk saya.. Tapi seperti kata Asma Nadia, tak apa suaminya tak bisa romantis lewat kata-kata, karena ialah yang akan melakukan itu untuk suaminya…
============

Saat ini banyak sekali penjual buku yang harganya menurut saya supeeeer sekaleeee, mengatasnamakan perkembangan kecerdasan anak sebagai bahan promosi..Sejujurnya, saya pun ngiler..Tapi akhirnya dipikir-pikir ulang. Ah, udah butuh belum yah?..Padahal lebih tepatnya,,belum ada budget kayaknya,,hehe

Sampai akhirnya saya Tanya, “Bi, abi kok bisa pinter sih? Bukan karena efek jatuh waktu kecil itu kan?hehe..” Mengingat suami saya waktu kecil pernah jatuh, bahkan bekas luka di kepalanya itu masih ada sampai sekarang..” Ya, ga tau Mi..”..”Abi suka baca?”…”Suka banget, dulu waktu SD abi udah baca buku SMP, waktu SMP suka baca buku SMA,,pokoknya baca aja apa yang ada..Tapi bahayanya abi pernah baca-baca buku liberal sama filsafat yang aneh-aneh karena tanpa saringan…” Tuh kan,, baca memang jendela ilmu…hmmm…Walau dulu belum ada buku-buku mahal macem sekarang, ternyata bisa juga pinter,,hehe,,

Suatu hari saya sempat “ngewawancara” bapak mertua saya. “Pak, mas Khabib kok bisa pinter ya?”..”Iya Alhamdulillah, awalnya ga ketauan, ketauan istimewa itu waktu kelas 4 SD…Jadi ceritanya, suatu hari gurunya nganterin Khabib pulang..Bapak kaget, apa Khabib nakal di sekolah apa gimana ..Ternyata kata gurunya Khabib ngasih tau jawaban ulangan anak-anak kelas 6 lewat jendela, padahal Khabibnya aja baru kelas 4..Gurunya bilang, Pak, anak Bapak ini istimewa.. Gitu katanya…
Trus waktu mba Nzul SMA, pernah suatu hari lagi ngerjain PR matematika malah disela sama Khabib, katanya gini, Bukan gitu caranya mba, gini nih.’ Nzul marah, katanya anak SMP kok sok tau..Eh, ternyata besoknya Nzul lapor, ternyata yang dibilang Khabib kemarin itu bener”…
=========

Ngomong-ngomong soal membaca, di sekolah ada seorang murid saya yang jujur saja dia sangat jarang memperhatikan pelajaran saya, matematika. Selidik punya selidik, kata guru-guru lain anak itu memiliki kekurangan dalam pendengaran dan lebih suka membaca..Benar saja, kalau pelajaran semacam sejarah, IPS, bahasa, wissssss dia akan bisa menjawab dengan suangaaat detail.Nilai ujiannya pun gee-gede…Kalau disuruh cerita sejarah, ceritanya bahkan akan lebih detail dari gurunya..Satu sisi dia sangat kesulitan dalam pelajaran hitung menghitung, tapi sisi lain dia punya kelebihan di bidang lain…Artinya, PR saya sebagai guru, bagaimana menjadikan matematika baginya sama menyenangkannya dengan membaca…#Loh kok jadi ngomongin anak ibu yang lain???

Ya sudahlah, jadi poin pertamanya,jadikan anak senang membaca, bersahabat dengan buku, tapi tetap dalam pengawasan dan tidak sampai meninggalkan aspek yang lain…

Bersambung….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s