Posted in Episode Mengajar

Cerita Mengajar 2 # Mengajar Matematika itu Rasanyaaa….

Saintis menjadi bu guru..hmmm…Sehebat apapun pandangan orang terhadap lulusan institut cap gajah duduk, saya tetap berpikir bahwa guru yang benar-benar mengenyam pendidikan keguruan masih lebih unggul di beberapa sisi..

Berhubung saya sangat blank tentang metode pengajaran, kurikulum, dsb..alhasil saya belajar otodidik lewat internel dan membaca beberapa buku..Buku yang paling berkesan bagi saya adalah bukunya pak Munif Chatib, “Gurunya Manusia”..Dari sana saya belajar tentang kesalahan model pendidikan yang umum terjadi di Indonesia, dan bagaimana seharusnya yang dilakukan..

Matematika, mata pelajaran yang saya ajar saat ini, adalah mata pelajaran yang umumnya menjadi momok bagi anak-anak. Memang benar tak perlu semua anak suka matematika, tapi saya pikir mereka pun tak bisa menutup hati dan pikirannya terhadap matematika..

Salah satu yang saya pelajari dari buku “Gurunya Manusia” adalah bagaimana mendapatkan zona alfa para siswa saat proses belajar mengajar..Dalam artian, anak-anak sudah berada dalam keadaan siap menerima pelajaran..Caranya, buat fokus anak tertuju pada kita..Saya sering memulai pembelajaran dengan melempar teka-teki atau bercerita terlebih dulu, walaupun kadang-kadang teka-teki yang saya berikan tak mampu membuat anak-anak tertawa,,hehe,,garing katanya.Tapi tak apalah, setidaknya fokus mereka sudah mulai didapatkan..
Saat anak-anak mulai terkena sindrom ngantuk atau boring,,saya akan buat ice breking,,suruh senam otak, pijit-pijitan sama temen..atau lagi-lagi saya kasih teka-teki..Nampak tak serius? Ah,tidak juga..

Tapi kebiasaan saya yang paling kentara dalah menyuruh anak-anak maju ke depan mengerjakan soal..Kalau sudah bosen mengerjakan soal dari LKS,,saya suruh mereka bikin soal sendiri lalu dikerjakan oleh teman sebelahnya..Dan ternyataaa, mereka lebih merasa tertantang..
====

Akhirnya saya pun memberikan ulangan harian untuk pertama kalinya pada mereka. Mungkin karena efek ajaran dari dosen-dosen saya yang super keren, saya berprinsip untuk sama sekali menghindari soal pilihan ganda..Hanya 5 soal berbentuk essai yang saya beri, dengan aturan tiap soal harus dijawab plus cara penyelasaiannya..Kenapa? Karena dengan begitu saya bisa mengetahui tingkat pemahaman anak terhadap materi ajar yang sudah diberikan. Sedang untuk soal PG, terkadang masih ada istilah hitung kancing, insting, atau untung-untungan…

Daaaan hasilnya, sungguh mengejutkan..Dari empat kelas yang saya ajar, dengan total siswa kurang lebih 105 orang, hanya 3 orang yang lulus standar..Sisanya? Harus remedial sodara-sodara…hikssss…

Saat evaluasi dengan guru-guru lainnya,,duh saya tak tahan untuk tidak menundukkan kepala dan menghela nafas panjaaaang sekali..Saya bingung, apa yang salah? Sesulit itukah soal yang saya beri? Masih efek-efek cap gajah duduk? Heuheu…Akhirnya guru-guru lain menyarankan untuk memberikan juga soal PG, setidaknya sebagai penolong..Ego saya masih tetap mengatakan tidak!!….Tapi ya gimana lagi, lah wong soal UNAS aja PG..hmmmm…

Ya begitulah..
==========

Obrolan sore hari :

U:”Bi, kenapa anak harus belajar matematik? Banyak tuh yang ga pinter matematik tetap hidup..”

A:” Yang ga sekolah juga banyak yang hidup..”

U: “Tapi bukannya ga bisa matematik juga ga kan kenapa-napa ya? Kan masih banyak kemampuan lain..Ummi masih ga bisa bilang ke anak-anak kenapa mereka harus bisa Matematik..”

A:” Mi, matematik itu bukan sains..Kan di mana-mana selalu dibilang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam..Matematika itu language, bahasa..Kalau ga bisa bahasa, gimana coba?..”

U: “Oia? Tapi kalau anak-anak bilang gini, ‘Saya kan nantinya maunya jadi pengusaha aja’,,gimana coba?”

A: “Ealaah..ya itu urusan nanti,,urusannya sekarang adalah harus lulus sekolah dulu…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s