Posted in Celotehan

Unfriend Ahlul Debat dan Nyinyir.. :)

Sebel, kesel, dan greget,,#gapentingmodeon#

Beberapa kali si ummi dibikin gemes sama orang-orang yang suka asal komen, asal nyeletuk, asbun lah intinya, di fb.. Karena tak tahan dan khawatir semakin memperkeruh hati, akhirnya tuh orang ummi unfriend dr fb..Eeh,ternyata karena si ummi masih suka ngeliat atau ikut nebeng ngeliat fb si abi,jadinya masih aja ngeliat tingkah yang cem gitu,,alhasil ummi remove juga tuh orang dari fb nya si abi..maaf yah bi,,habis ibu-ibu cem ummi nih suka cepat esmosi,,hehe..

Kalau ada yang suka baca tweets atau blog nya kang Hafidz ary, tau lah gimana isinya..Menggelitik, dan mungkin lawan “debat” beliau mah bakal kesel abis. Tapi, berhubung si ummi mah sependapat sama beliau, jadinya senyum dan ngangguk-ngangguk aja..

Kalo kang hafidz ini jangkauan “perdebatan”nya sudah begitu luas, mulai dari kafir, sepilis, sampai sesama muslim yang masih suka nyinyir sama gerakan lain..#boleh lah dibuka sekali-kali “www.hafidzary.wordpress.com”#, nah kalo si abi mah kadang suka berdebatnya sama muslim juga,,andem juga,,bahkan lebih parah,,tukang ngafir-ngafirin orang..Urusan ngomentar jago pokoknya tuh orang-orang. Tapi, yang bikin si ummi ga rela si abi buang waktu untuk berdebat sama orang cem gitu adalah tingkah dan lisan mereka yang gampang banget ngafirin orang,,bilang si ini dan itu pentolan thogut lah, dsb…Ga takut apa yah kalau faham mereka sudah disusupi faham khawarij yang terkenal gampang banget mantakfir orang lain…Astaghfirullah..

Maaf maaf aja yah,,tapi kadang si ummi suka bertanya-tanya, sudah sehebat apa sih mereka sehingga lidahnya bisa begitu lancar caci sana caci sini, padahal sayang sekali lisan yang harusnya dibuat beramar ma’ruf nahyi mungkar dan juga berdzikir malah digunakan untuk hal demikian..Mereka semangat sekali berkata tentang jihad tapi akhlaknya terhadap muslim demikian. Padahal orang jihad tuh ga ujug-ujug jihad kalo i’dad dan karakternya tak terpenuhi, termasuk bersikap lembut kepada muslim..

Maaf maaf juga nih,,si ummi dulu tau orangnya yang mana,,dan sekarang bertanya-tanya,,selain aktif di dunia maya,,dia ngapain aja sekarang ? Jangan-jangan jadi macan di fb tapi kucing di dunia nyata..Ga usah jauh-jauh,,dulu waktu di kampus, ketika ada temennya ga shalat ke mana aja dia? Ketika ada acara hedon di kampus kemana aja dia? Ketika orang lain berjuang mensyiarkan qur’an ke mana aja dia?

Kalau boleh minjem kata-katanya kang hafidz, orang-orang cem gitu tuh tidak tahu berterima kasih..Sekarang dia bisa berkoar-koar di jejaring sosial santai aja tuh..Coba waktu zaman orba dia berani kayak gitu,,tau dah udah diberangus cem mana..Kebebasan dan berbagai UU yang pro syariah, walau belum sempurna, yang mereka nikmati saat ini adalah hasil keringat dan jerih payah orang-orang yang suka mereka caci maki ini..#menikmati demokrasi tanpa sadar#

Tapi maaf maaf aja ya,,si ummi bilang gini bukan karena pro demokrasi..Ya mau gimana juga demokrasi tuh emang jalan berkubang lumpur plus kotoran kebo yang kotor sekotor-kotornya tapi kita terpaksa harus melewatinya untuk saat ini. Just it..Sepakat lah sama mereka demokrasi tuh thogut. Tapi,apa ketika ada muslim yang menungganginya otomatis dibilang pentolan thogut? Orang kafir? #geleng-geleng kepala#

Kalo emang pemikirannya kayak gitu,,kenapa tuh isi fb nya ga penuh dengan hujatan sama SBY misal,, ato orang-orang yang jelas mengotori Islam cem si ulil dan para feminis misal..Kenapa fb nya malah penuh sama hujatan terhadap ustadz A ustadz B dan partai islam tertentu (P*S).

Maaf yah,,bukan mau mencari pembenaran,,tapi yah kalo orang-orang itu beralasan ingin meluruskan kekeliruan yang dilakukan partai itu dan orang-orang di dalamnya, atau keukeuh mau bilang kalo menunggangi demokrasi= penolong thogut.,ya cobalah sampaikan dengan cara baik-baik..Beda loh ya,,nasihatin sama cuma jadi komentator plus ngompor-ngomporin..Ga guna..Ga nyampe juga sama orang yang dimaksud..Yang ada bikin panas suasana plus memperparah perpecahan ummat..Ga solutif..Beneran ga guna dah…

Nih ada cerita. Di zaman bani umayyah, ada seorang khalifah yang terkenal suka bermaksiat dan dzalim, dan ada seseorang yang sering banget mencaci khalifah ini di depan umum bahkan sampai mengeluarkan kata-kata kasar..Suatu hari sang khalifah ini memanggil orang tersebut dan bertanya, “Wahai fulan,,menurutmu siapa yang lebih mulia, engkau ataukah nabi Musa?”.”Tentu saja nabi Musa,”jawab orang itu. Lalu khalifah pun bertanya lagi, ” Lalu menurutmu siapa yang lebih jahat, aku atau Firaun.” “Tentu saja Firaun,”jawabnya lagi. Maka khalifah pun berkata,” Lalu mengapa Kau sering sekali mencaci makiku dengat kata-kata kasar, padahal orang yang jauh lebih mulia darimu saja disuruh Allah memperingati Firaun dengan cara yang baik?”

Begitulah, kadang karena adanya kesombongan jadinya melupakan adab. Jikalah benar niatnya tulus untukberamar ma’ruf nahyi mungkar, maka tentulah faham bagaimana cara yang baik. Ketika mengeluarkan kata-kata yang keras dan cenderung bersifat permusuhan, maka otomatis itulah yang akan dituai..

Akhir kata,,selamat tinggal orang-orang yang suka memancing debat kusir..

Hanya kepada Allah lah kami memohon petunjuk jalan yang lurus..
Beramalah..beramalah..beramalah..

==========
“Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”(HR Abu Daud)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s