Posted in Celotehan

Ibu-Ibu Cari Uang..

Setiap kali pulang kampuang, maka selalu saja dicecar membahana pertanyaan ini, “kerjanya emang di mana?”, “tugas/dinas di mana?” dan sejenisnya…Aiiih, keliatan banget dah si sayah penganggurannya. Maklum keluarga PNS tulen,,kalau ga dinas berarti ga kerja,,hehe..Dulu saya akan menjawab dengan menunduk malu dan perasaan rendah diri,” Ah, belum kerja, masih di rumah aja”..Huff kenapa mesti malu yak. Makanya kalau sekarang ada yang nanya lagi, maka dengan bangga kujawab, “Saya mah bantu-bantu suami aja, soalnya suami bikin usaha sendiri dan bla…bla..bla..” panjang lebar. Ceritanya mah biar ga keliatan nganggur teuing,,walopun ngebantuinnya kan bisa ngebantuin masak,,nyuci,,ngerawat,,jadi kasir,,hehehe…

Bahagia itulah kata kuncinya. Awal-awal, ketika harus tinggal di rumah saja membuat si sayah teh sutreeesss, bosen lah, apalah, tapi yang paling menekan adalah lebel “belum dapat kerja”..Tapi kalau dipikir-pikir itu kan sebenarnya pilihan diri sendiri. This is my choice.

Saya tidak akan sok-sok memojokkan para working mom, toh mamah saya tercinta seorang working mom yang hebat. Walau beliau kerja, kami tak pernah merasa kehilangan perhatian dan kasih sayang. She is the best mother in the world for us. Dan dengan kerjanya ia bisa membantu perekonomian keluarga, itulah bentuk ibadah beliau dalam membantu suami. Saya pun tak kan meremehkan para full time mother, toh ibu mertua saya adalah ibu rumah tangga yang keren hingga bisa membesarkan seorang anak laki-laki yang keren yang sekarang jadi suami saya. She is the best mother also…

Yah, tiap orang harus memilih dengan sadar pilihannya masing-masing. Setelah itu bahagialah dan tetap profesional. Seorang ibu adalah jantung di dalam rumah. Bila ia bahagia, maka semua orang di rumah bisa bahagia. Tapi jika ibu kerjanya stress, murung wae, maka ga kan jauh-jauh, seisi rumah pun bakalan mumet met met.

Sampai pada suatu hari pikiran galau itu muncul lagi, saya ingin bekerja di luar rumah, dengan berbagai dalih, biar ilmu saya bermanfaat lah, biar ga jenuh lah, biar punya uang sendiri lah, dsb. Tapi lagi-lagi, kerja apaaaann?? Dengan si sayah yang selalu berfikir perfect,,ingin kerja tapi ga kan mau nitipin anak ke orang lain. Hufff…

Di tengah pikiran galau-galau itu,,tiba-tiba beberapa artikel muncul di layar Hp..Satu berkisah tentang seorang anak yang terpaksa dipotong ususnya karena mengalami pembusukan. Asal muasal penyebabnya adalah dia setiap hari makan mie instan karena sang ibu kerja dan tak sempat membuat makanan. Kedua, berita (lagi-lagi) tentang kekesaran seksual terhadap balita…Rabbii,,hati saya dag dig dug ga karuan..Saya pandangi si kecil yang sedang tidur. Sungguh sebaik-baik perlindungan adalah perlindungan Allah, tapi sebagai ibu saya juga harus berikhtiar dengan ikhtiar terbaik untuk melindungi,menjaganya, dan mendidiknya..

Tadi malam di acaranya Mario Teguh ada seorang wanita bertanya, mana yang lebih baik apakah seorang ibu yang hanya tinggal di rumah merawat anak tapi tidak bisa bantu mencari nafkah sehingga kebutuhan anak tidak semua terpenuhi, atau ibu yang turut bekerja sehingga kebutuhan anak semua terpenuhi?

Pak Mario Teguh pun akhirnya memberi perumpamaan..

Jika kita punya kuda hebat seharga 2 Milyar, mungkin kita akan takut jiga tidak menjaganya dengan baik, bahkan kita mungkin akan mendatangkan pelatih dan perawat terbaik yang dibayar mahal untuk merawat kuda itu..Namun banyak dari kita memiliki anak yang harganya jauh lebih mahal dari 2 M bahkan tak ternilai harganya, namun dengan mudah meninggalkan anak kita di bawah pengasuhan (maaf) pembantu yang kita gaji tak seberapa..Bisa jadi uang sejuta dua juta yang dicari di luar sana, dengan kekuatan doa, Allah bisa dengan mudah menambahkan berpuluh-puluh juta pada rizki lewat suami kita..Jleb jleb jleb..

Baiklah,mari diganti saja,,bukan saya ingin kerja,,tapi saya ingin punya uang sendiri..Jalannya boleh dari mana saja yang penting halal dan barokah..aamiin..🙂

One thought on “Ibu-Ibu Cari Uang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s