Posted in Kayyisah

KAYYISAH (13 Bulan….)

Baiklah saatnya kembali menulis perkembangan Kayyisah. Walaupun telat, tapi tak apa lah.

Saat si ummi menulis ini, Kayyisah sudah bisa jalan, sudah punya 2 gigi, pokoknya amazing lah. Padahal sebelumnya si ummi sempat khawatir, karena udah 1 tahun tapi Kayyis belum punya gigi satu pun dan belum bisa jalan. Alhasil si ummi dan abi pun akhirnya membawa Kayyis ke DSA. Kata DSA semuanya bagus dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dan nyatanya memang benar, sekarang terbukti Kayyis menunjukkan perkembangan yang luar biasa.

Alhamdulillah, tepatnya saat usia 13 bulan 4 hari Kayyis memberi kejutan, dia bisa berjalan sendiri sampai sekitar 10 langkah. Si ummi dan orang rumah sampe terpukau,,,waaaw ternyata Kayyis bisa. Dan sekarang Kayyis sudah pintar berjalan sendiri, bahkan dia suka sekali berjalan sambil bawa-bawa sapu dan ulekan (benda favoritnya). Kalau dirunut ke belakang tentang cara merangsang kemampuan berjalan Kayyis, semuanya begitu alami tanpa bantuan benda apapun semisal baby walker (karena memang benda ini sudah tak dianjurkan pemakaiannya) ataupun moon walk. Si ummi pun tidak merasakan cape seperti yang orang-orang bilang, katanya kalau anak lagi belajar jalan pengennya dipapah-papah terus ampe mamahnya cape. Kayyis sama sekali tidak seperti itu, bahkan cenderung tidak suka dituntun-tuntun. Dia lebih suka merayap sendiri menyusuri benda-benda atau tembok sebagai pegangan. Dia tidak pernah belajar berjalan dari selangkah, dua langkah, dst, tapi tiba-tiba saja menunjukkan bisa melangkah tanpa pegangan sampai lebih dari enam langkah. Dan lagi, omongan orang kalau anak ndut itu cenderung lambat ternyata tak benar. Walaupun untuk anak seumurnya Kayyis termasuk ndut( saat ini BB Kayyis sudah 10,7 kg), tapi dia sangat aktif dan ternyata kemampuannya untuk bisa duduk, merangkak, dan berjalan pun terhitung sesuai waktunya. Alhamdulillah.

Untuk masalah bicara, Kayyis sudah bisa menyampaikan keinginannya secara sederhana, misal bilang”emam” kalau minta makan dan “nen nen nen” kalau ingin minum. Juga sudah bisa manggil ayah dan ibunya, walau sebenarnya belum ada panggilan tetap. Kayyis masih belum bisa manggil “ummi”, dia lebih sering manggil dengan panggilan “mamah” dan “teteh”. Dia pun belum bisa manggil “abi” dan malah manggil “papah” atau “bapak”, but it’s ok.

Sega puji bagi Engkau Yaa Allah yang telah menciptakan tiap anak itu unik dan spesial…

Love Kayyisah as always🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s