Posted in Celotehan

Bersyukur, Allah Anugerahi Suami Sepertimu…#Edisi Gombal Serius

Mbak itu, namanya aku lupa tanya, terus saja bercerita sembari matanya jauh menerawang entah ke mana.

” Kami sebenarnya dulu menikah tidak direstui orang tuanya mas, jadinya ya begini Mbak”, tuturnya. Deg, sebenarnya aku agak kaget, lalu kukatakan padanya, ” Wah belum kenal aja kali Mbak, coba sering-sering silaturahim ke mertua, apalagi sekarang kan sudah ada si kecil”. ” Ya itu Mbak, saya sebenarnya pengen banget ke sana apalagi ini kan lebaran, tapi ya gimana, mas selalu ngelarang saya, katanya ibu dan sodara-sodaranya ga suka sama saya”. Aku pun jadi terdiam. Lalu ia pun berkata lagi, ” Sebenarnya saya ikut ke sini juga maksa-maksa Mbak, malu sama tetangga. Suami jarang pulang, masa lebaran juga dia ga mau bareng saya. Yo wes kemarin saya bilang mau dikasih makan atau ndak saya tetep mau ikut mas. Saya itu serba salah Mbak, selama ini saya tinggal pisah sama mas, dulu sih baik-baik aja, tapi sejak saya hamil 6 bulan saya kok ngrasa mas jadi beda, dia jadi jarang banget pulang alasannya sih karena kerjaan, kalau pulang pun bentar banget dan itu pun sering marah-marahin saya, datang jam 10 pergi lagi jam 12. Ya gimana ya mbak, saya juga sebagai istri butuh diperhatikan, apalagi sekarang udah ada anak. Sekali dua kali saya maklumi, tapi kok lama-lama jadi gimana ya mbak. Saya suka sedih kalau liat temen-temen saya boncengan naik motor sama suami sama anaknya, lah kalo si mas ini disuruh gendong anaknya aja sering ga mau. Kemarin aja waktu ke sini, saya kan yang namanya juga dibonceng suka agak takut gitu ya Mbak , trus saya pegangan sama dia, tapi mas malah ga ngebolehin, tangan saya dibuang, sedih baget Mbak”. Aku semakin speechless bagaimana menanggapinya.

” Saya suka bingung, salah saya ini apa ya. Perasaan selama ini mau dikasih uang berapapun saya ga pernah protes, saya terima aja. Saya selalu berdoa sama gusti Allah biar usaha mas lancar. Yang paling bikin sedih waktu saya hamil dia pernah bilang ke si jabang bayi, katanya ‘Kalo kamu keluar nanti aku buang kamu’. Sakit banget mbak. Ini kan bener-bener anak dia, salahnya apa. Sampai waktu saya pendarahan, ditelpon ga diangkat di sms juga mas ga bales-bales, padahal waktu itu rasanya saya udah kayak mau mati, lah wong pingsan aja berkali-kali. Saya waktu itu sampai mikir, jangan-jangan anak saya bakal cacat karena bapaknya suka ngomong yang nggak-nggak. Tapi syukur alhamdulillah ternyata dia sehat.”

” Sekarang saya coba nguat-nguatin diri mempertahankan rumah tangga karena kasian sama anak. Dulu si kecil minum air susu saya tapi sekarang saya biasain dia mimi susu botol. Awal-awalnya dia ga mau dan suka nangis, saya kasian sebenarnya tapi terus saya paksain, ya gimana lagi saya sekarang harus mulai cari kerja lagi karena kondisi rumah tangga saya gini terus”.

=========================
Usia pernikahan mbak itu dan suaminya sama dengan usia pernikahan kami, tapi kisahnya kenapa begitu berbeda. Terlepas apakah si mbak itu berkata jujur atau tidak, Allah lah yang Maha Tahu. Jika lah memang benar, semoga Allah menguatkannya dan memberikan yang terbaik untuknya.

Tasyakkur binni’mat. Suamiku terkadang rela menembus hujan badai bahkan jauhnya jarak dan mahalnya ongkos hanya untuk bertemu kami. Suamiku tak pernah sekalipun marah apalagi membentakku. Suamiku selalu berikhtiar memenuhi kewajibannya dengan ikhtiar terbaiknya. Suamiku begitu mencintai putri kami.Suamiku….

Segala Puji hanya bagi Engkau Yaa Allah…

Yaa Rabbii,,kuatkanlah ikatan hati kami dalam ta’at kepadaMu, dalam berjuang menegakkan diin-Mu
Yaa Rabbii,,anugerahilah keluarga kami sakinah, mawaddah, dan rahmah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s