Posted in Dongeng Abi

Tabi’in yang tak pernah berhenti berfikir

Ada seorang laki-laki dari Kufah yan disesatkan oleh Allah SWT. Dia termasuk orang terpandang dan didengar omongannya. Laki-laki itu menuduh di hadapan orang-orang bahwa Utsman bi Affan asalnya adalah Yahudi, lalu menganut Yahudi lagi setelah Islamnya.

Suatu hari serang tabi’in yang sangat terkenal pada masa itu menemui laki-laki tersebut dan berkata, ” Aku datang kepadamu untuk meminang putrimu untuk seorang sahabatku.” laki-laki itu berkata,” Selamat atas kedatangan Anda. Orang seperti Anda tidak layak untuk ditolak kedatangannya. Akan tetapi, siapakah peminang itu?” Beliau menjawab,” Seorang yang terkemuka dan  terhitung kaya di tengah kaumnya, dermawan dan ringan tangan, hafal kitabullah, menghabiskan malam dengan satu rukuk dan sering menangis karena takwa dan takutnya kepada Allah SWT.”

Laki-laki itu berkata ” Wah..wah..cukup, sebagian saja yang anda sebutkan, sudah  cukup baginya untuk meminang seorang putri amirul mukminin.” Tabi’in ini berkata,” Han ya saja ada satu hal yang perlu anda pertimbangkan.” Dia bertanya,”Apakah itu?” Lalu sang tabi’in ini menjawab,” Dia seorang Yahudi.” Mendengar hal itu, orang itu terperanjat dan bertanya-tanya,” Yahudi?! Apakah Anda ingin saya menikahkan putri saya dengan seorang yahudi? Demi Allah  aku tidak akan menikahkan putriku dengannya walaupun dia memiliki segalanya.”

Lalu tabi’in ini berkata,” Engkau menolah menikahkan putrimu dengan seorang Yahudi dan engkau mengingkarinya dengan begitu keras, tapi  kau sebarkan berita kepada orang-orang bahwa Rasulullah SAW telah menikahkan kedua putrinya dengan  Yahudi (yakni Utsman).”

Seketika laki-laki itu gemetaran tubuhnya lalu berkata,” Astaghfirullah, aku memohon ampun kepada Allaha atas kata-kata buruk yang aku ucapkan. Aku bertaubat dari tuduhan busuk yang saya lontarkan.”

***********

Pada  kesempatan lain, tabi’in tadi bertemu dengan orang-orang atheis yang mengingkari eksistensi Al-Khaliq. Beliau bercerita kepada mereka:

” bagaimana pendapat kalian, jika ada sebuah kapal diberi muatan barang-barang, penuh dengan barang-barang dan beban. kapal tersebut mengarungi samudera. Gelombangnya kecil, anginnya tenang. Tapi saat kapal sampai di tengah-tengah tiba-tiba terjadi badai besar. Anehnya kapal terus berlayar dengan tenang hingga samapi tujuan, padahal tak ada nahkoda yang menjalankan dan mengendalikan kapal ini. Masuk akalkah cerita ini?”

Mereka berkata,” Itu adalah sesuatu yang tidak bisa diterima oleh akal, bahkan oleh khayalan sekalipun, wahai Syaikh.” Lalu tabi’in ini berkata,” Subhanallah, kalian mengingkari kapal yang berlayar sendiri tanpa pengemudi, namun kalian mengakui bahwa alam semesta yang terdiri dari lautan, langit yang penuh bintang dan benda-benda langit serta burung yang beterbangan tanpa adanya Pencipta yan g sempurna penciptaan-Nya dan mengaturnya dengan cermat?! Celakalah kalian, lantas apa yang membuat kalian ingkar kepada Allah?”

***********

Begitulah beberapa contoh kisah sang tabi’in ini menghabiskah seluruh hidupnya untuk berda’wah menyebarkan dienullah dengan kekuatan argumen yang dianugerahkan Allah kepadanya. Beliau menghadapi para penentang dengan argumen yang tepat. Lalu siapakah tabi’in ini??

Beliau adalah ABU HANIFAH AN-NU’MAN, salah seorang tabi’in yang shalih dan sangat terkenal memiliki kekuatan dalam berhujjah, cepat daya tangkapnya, cerdas dan tajam wawasannya. Imam Malik berkata mengenainya, ” Dia adalah Nu’man bin Tsabit, yang seandainya berkata bahwa tiang mesjid itu emas, niscya perkataannya akan dipakai orang sebagai argumen.”

-dikisahkan ulang dari “Dongeng Abi” tgl. 7 Mei 2011 dan diambil juga dari buku “Mereka adalah para Tabi’in” karya DR.Abdurrahman Ra’fat Basya-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s