Posted in Tausyiah dan hikmah

Hati yang Sakit

Sungguh takut bila kita termasuk golongan orang-orang yang hatinya sakit. Bukan sakit karena virus Hepatitis, atau “saki hati” karena merasa terdzolimi, tapi sakit karena tidak bisa merasakan cinta kepada Allah.

Beberapa ciri orang yang sakit hatinya adalah:

1. Mulai merasa malas untuk shalat

2. Enggan membaca Al-Qur’an, dan ketika membaca pun tidak sampai ke hatinya

3. malas mengikuti majelis-majelis ilmu yang dapat mendekatkan diri pada Allah

4. Sulit menerima kebenaran

Ada 2 hal yang menyebabkan sakitnya hati, yaitu hawa nafsu dan bodohnya terhadap ilmu.Hati yang sakit akan semakin sakit bila tidak diobati. Akan semakin keras dan lama-lama berubah menjadi hati yang mati. Na’udzubillah.

Hati adalah titik pandangan Allah pada hamba-Nya. Hati bagaikan cermin yang dapat menerima dan memantulkan cahaya, ketika cermin itu memang bersih. Tapi ketika hati itu mulai terkotori dengan titik-titik hitam dari tiap maksiat yang dilakukan, maka cermin itu akan mulai bernoda dan seiring waktu akan berubah menjadi hitam kelam. Tak akan ada lagi cahaya kebenaran yang masuk, terlebih dapat memantulkannya ke yang lain. Hati yang hitam akan sangat sulit dibersihkan, dan ketika dibersihklan pun akan butuh waktu yang lama…

Tiap manusia adalah tempat salah dan khilaf. Setiap orang tentu punya peluang melakukan dosa. Tapi bagaimana dosa itu tidak menjadi noda yang semanik bertumpuk dan membuat “cermin” kita semakin gelap, maka perbanyaklah taubat, muhasabah, dan semakin menguatkan diri untuk semakin mendekat kepada Allah.

Wallahu a’lam bishshawaab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s